Powered By Blogger

Minggu, 05 April 2009

PEKUBURAN ISLAM ASAL INDONESIA DI AFRIKA SELATAN




Ini adalah pemandangan di pekuburan cikal-bakal penyebaran agama Islam di Repbulik Afrika Selatan. Mereka yang dimakamkan disitu umumnya adalah orang-orang Indonesia yang terbuang oleh pemerintahan kolonial Belanda (VOC) kira-kira empat ratus tahun yang lalu.

36 komentar:

  1. alhamdulilah dan terimakasih di atas informasinya Mbak..tentu ahli keluarga mereka di indonesia tahu bahwa mereka berada di sana Mbak...?

    BalasHapus
  2. alhamdulillah jadi tau bunda..tanpa harus kesana...trims bunda atas info yng sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  3. Ya. Ramai orang dari Indoensia berdatangan menziarahi makamnya. Bahkan serpihan tanah dan tulang belulang atau abu dari tulang belulang Syekh Yusuf dibawa kembali ke Gowa, Makassar dan ditanamkan disana. Kalau abang nak membaca riwayat Syekh Yusuf di Afrika Selatan, sila tengok blogs lama saya kat bundel.multiply.com

    BalasHapus
  4. Karenaini yang dikeramatkan. Kalau makam biasa, malah jelek mas. Nanti saya pasang deh potretnya.

    BalasHapus
  5. Cerita mengenai mereka adanya di blog ibu satunya teh Citra, di bundel.multiply.com. Silahkan ditracing kesana.

    BalasHapus
  6. Yang disini, nggak seberapa rindang. Kalau lagi musim summer panas mbak.

    BalasHapus
  7. oh gitu, terimakasih berbagi pengetahuannya Mbak Juli.

    BalasHapus
  8. ternyata orang indonesia ada andil dalam syiar islam di aprika yah...

    BalasHapus
  9. Iya sekali. Di Afrika Selatan, perintis dan penyebar agama Islam adalah Syekh Yusuf. Silahkan baca blogs lawas saya di site satunya.

    BalasHapus
  10. hidup terbuang dari satu bangsa, tidak berarti mati tanpa nama, semoga perjuangan mereka tidak sia-sia adanya, amin.

    BalasHapus
  11. Wah, merantau jauh banget yah mbak...sang Imam...:)
    banyak yang berjamaah di masjid itu?

    BalasHapus
  12. Amin. Disini Syekh Yusuf adalah Pahlawan Nasional Afrika Selatan lho. Presiden Mandela yang menganugerahkan gelar itu, karena menurut beliau Syekh Yusuf memang patutu jadi teladan dari sisi-sisi perjuangannya melawan kulit putih dan merangkul sesama buangan VOC.

    BalasHapus
  13. Sanes masjid mas. Tapi cungkupnya makam memang mirip kubah masjid. Ya ini yang namanya Makam Keramat Syekh Yusuf. Masjid itu yang ada di gambar di perkampungan Eerste Rivier, Zandvliet. Di kejauhan ada gambar kubah dengna dinding kuning gading, yang itu masjid Syekh Yusuf, namanya Masjid "Nurul Latief".

    BalasHapus
  14. Beliau dibuang dari kerajaan Tidore oleh VOC pada tahun 1800-an. Kemudian, mendirikan madrasah yang pertama di Afrika Selatan dan juga masjid.

    BalasHapus
  15. wah..bangga yah...ada orang Indonesia yang mendapat penghargaan di sana.
    Terharu jadinya :)

    BalasHapus
  16. Iya, mbak...sekilas mirip masjid,,,,tapi kok seperti agak kecil...
    makanya (tadi) heran juga...hehe.

    BalasHapus
  17. Wah...madrasah itu sekarang masih ada, mbak?
    sejenis MTs, MA, ataui MI?

    BalasHapus
  18. Ada. Dia adalah tempat anak-anak mengaji dan belajar pemahaman agama Islam untuk semua usia. Ada yang kecil-kecil, ada yang remaja, ada yang dewasa. Waktunya sore hari dan week-end setelah emreka bebas dari sekolah formal.

    Letaknya di perkampungan muslim di Bo-Kaap.

    BalasHapus
  19. Kangen ama siapa kang? Apa kabar nih?

    BalasHapus
  20. mbak, kalau pinjam fotonya untuk masuk di majalah kami gimana? (majalah Islam) boleh jawab di esti@alifmagz.com. Saya sekalian mau nanya2, nanti nama mbak akan saya masukkan di akreditasi. Terima kasih ya mbak.

    BalasHapus
  21. Mbak Esti, assww.

    Ini foto bukan punya saya, saya ambil dari koleksi anak saya. Silahkan mauk ke sitenya di kerenboy.multiply.com. Silahkan minta sendiri sama dia ya mbak.

    Terima kasih atas pengertiannya. Semoga sukses!

    BalasHapus
  22. mbak, saya sekalian mau tanya-tanya tentang afrika selatan, obyek wisata apa saja terutama yang berhubungan dengan islam. boleh mengirim email untuk lebih jelasnya?

    BalasHapus
  23. Iya, hasil karya anak saya dengan kamera Canonnya waktu kami tinggal disana dan mengantarkan tamu Indonesia yang mau berziarah.

    BalasHapus
  24. bu Julie, sudah keluar lho majalah yang ada foto anak ibu. mau dikirim ke mana bu...(sudah agak lama juga).
    tapi bisa juga sih dilihat di www.alifmagz.com
    terimakasih ya bu...

    BalasHapus
  25. Terima kasih informasinya ibu. Ternyata di afrika selatan ada orang Indonesia di zaman penjajahan Belanda yang dibawa kesana

    BalasHapus
  26. Saya atas nama jandra22 (karena orangnya sama), ikut senang ada orang mampir ke tempat saya dan mengapresiasi. Mbak, silahkan bolak-balik site saya yang satunya ini. Di situ saya banyak cerita mengenai mereka (postingan-postingan lama saya dari tahun 2007-2008). Silahkan disimak.

    BalasHapus
  27. jadi inget waktu di anterin ibu julie ke makam ini....hhmmm kenangan yg manis

    BalasHapus
  28. Nice Pictures I like it somuch.

    BalasHapus
  29. Ternyata Syekh Yusuf di makamkan di sana Bun ? ..saya baru tahu,. nice info & nice picture :-)

    BalasHapus
  30. Silahkan nabung, ke sana nggak akan rugi, tempatnya cantik jelita lho.

    BalasHapus

Pita Pink