
Bangsa Republik Afrika Selatan layaknya pelangi. Ada yang berwarana ada yang putih. Bangsa kulit putih berasal dari Eropa. Kulit berwarna selain merupakan orang-orang asli/lokal, juga datang dari Asia. Selain itu tentu ada juga bangsa kulit hitam.
Dari Eropa orang-orang Perancis yang disebut sebagai bangsa Huguenot, yaitu pengikut Gereja Protestan yang mereforamsi Gereja Katholik- berpindahan ke berbagai negara termasuk ke Afrika Selatan. Pada tanggal 31 Desember 1687 sejumlah besar pengungsi Perancis yang terdiri dari keluarga Huguenots berlayar ke Tanjung Harapan, menyusul saudara-saudaranya yang sudah lebih dulu datang satu-presatu mulai tahun 1671.
Mereka kemudian menetap di kota Franschoek kira-kira 60 Km di barat laut Cape Town dan beranak-pinak sebagai pengusaha minuman anggur nomor satu di dunia. Sayang bahasa dan budaya Perancis mereka tergerus oleh VOC yang mengharuskan penggunaan Bahasa Belanda di dalam kehidupan sehari-hari, hingga sekarang mereka hanya bercakap-cakap dalam bahasa Afrikaans, turunan Bahasa Belanda.
Selagi mengambil gambar di luar museum tidak dilarang, berikut ini keluarga kami memotretnya untuk kenang-kenangan.

