Powered By Blogger

Kamis, 03 Desember 2009

PISANG GORENG (BANANA FRITTERS)

Description:
Mendung yang rajin mengunjungi kotaku, membuat aku selalu ingin menyantap sesuatu yang praktis dan mudah dibuat di saat pagi atau sore hari menghirup kopi panasku. Eh, kebetulan, tukang sayur langganan kami membawa sesisir pisang raja yang gemuk dan menggiurkan. Kemudian, datang lagi sepupu saya membawa dua sisir pisang oli yang tidak kalah menggairahkannya.

Akhirnya saya tengok persediaan di dapur kami, dan jadilah pisang goreng gemuk ini. Subhanallah! Anakku langsung menyambutnya dengan gembira sepulang kuliah, bahkan sebelum dia sempat mandi sore.

Dia kemudian menyarankan kepadaku untuk membagi resepnya kepada teman-teman kami. Ada yang tertarik mancobakah?

Ingredients:
- Sesisir pisang, jenis apapun juga bisa dan enak dimakan, karena di luar negeri biasanya saya hanya memakai pisang Cavendish dipotong menjadi tiga

- Satu sepertiga cup tepung terigu self raising (yang sudah mengandung baking powder)

- Sesendok makan mentega dicairkan

- Tiga sendok makan gula pasir

- Satu sachet susu kental manis (misalnya susu bendera)

- Sebutir telur

- Sejimpit garam

- Sedikit vanilla

- Air secukupnya.

Directions:
1. Siapkan pisang. Kalau pisangnya besar-besar boleh dipotong jadi beberapa bagian, tapi kalau kecil-kecil tidak perlu dipotong lagi.

2. Kocok telur dengan gula hingga menyatu, tuangi mentega cair, aduk lagi hingga rata.

3. Cairkan susu kental manis dengan air secukupnya (tidak usah banyak-banyak).

4. Campurkan vanilla ke dalam tepung bersama garam.

5. Pakailah adonan telur, mentega dan susu tadi untuk mencairkan tepung sehingga jadi adonan yang kental. Jangan cair, karena kalau cair pisang tidak akan berbentuk gemuk dan gembung. Celupkan pisang ke dalam adonan dan goreng hingga kuning.

6. Gorenglah dalam minyak yang banyak. Pisang akan matang dengan rasa empuk namun renyah.

18 komentar:

  1. wah, pisang goreng...suka bangett..>!!!

    BalasHapus
  2. adonan telur dibuat agar tepung mengembang, yah mbak?
    :)

    BalasHapus
  3. wah pke susu ya bun..??
    baru tau niy... ummh coba ahhh...!!

    thx ya bun resepnya.. ^^

    BalasHapus
  4. mau coba aaaaaaaaaaahhhhh lagi banyak pisang dirumah

    BalasHapus
  5. mau bun...,nyontek resepnya bun...,makasih sebelumnya.

    BalasHapus
  6. Mengempukkan tekstur balutan tepung. Silahkan dicoba.
    Untuk pengembang dipakai baking powder atau langsung saja self raising flour (cap kunci biru kalau saya nggak salah ingat) pokoknya yang khusus untuk kue-kue.

    BalasHapus
  7. Saking pasnya dengan suasana berhujan, belum selesai saya nggorengi, di meja sudah keburu ludes hehehehe......

    BalasHapus
  8. Kalau udah mateng bagi ya, soalnya hari ini saya pergi sampe sore jadi nggak sempat ngapa-ngapain.

    BalasHapus
  9. Sama-sama mbak. Semoga bisa dipake jualan.

    BalasHapus
  10. Kalau adanya pisang Ambon( sama nggak dengan Cavendish??) bisa jeng,mleyek nggak?

    BalasHapus
  11. Saya kurang tahu mbakyu. YAng jelas kalau di luar negeri, saya pakai pisang yang biasa ada di supermarket itu (Cavendish, ya namanya?) Tapi kalau digoreng memang agak basah. Tapi lagi, yang basah karena pisangnya tua itu, justru sangat manis (menurut saya enak, soal makan 'kan kita pakai garpu jadi nggak masalah untuk makannya). Rasanya jadi seperti bermadu. Begitu.

    Resep ini saya dapat dari ibu Sukarna waktu saya di pos pertama. Pisang goreng ini yang jadi ujian buat "naik kelas".Silahkan dicoba. Adonan harus kental sekali ya mbakyu.

    BalasHapus
  12. bunda.. saya bookmark nih resep2 yah..jaid sewaktu2 bisa saya buka kalo lg pengen iseng bikin masakan hehhe..makasih yah bunda...

    BalasHapus
  13. Mangga atuh geulis, dicobian. Eh punten yeuh, abdi tos kadung gantos acuk hehehe......

    BalasHapus
  14. hihi meni banyak amat bajunya hihihi

    BalasHapus

Pita Pink